Windows 10 Udah "RIP", Saatnya Move On ke Bazzite OS? OS Gaming Gratis yang Vibes-nya Steam Deck Banget!

Windows 10 Udah "RIP", Saatnya Move On ke Bazzite OS? OS Gaming Gratis yang Vibes-nya Steam Deck Banget!

Skor Review : ⭐⭐⭐⭐ (4.5/5 untuk Single Player, 2/5 untuk Competitive)

MetaPlay TeamDecember 2, 2025117 views3 min read

Sad news, bestie. Era kejayaan Windows 10 resmi berakhir. Microsoft udah tarik selimut alias stop support. Buat lo yang PC-nya spek dewa, mungkin tinggal update ke Windows 11. Tapi buat kaum low-spec atau yang males sama bloatware Microsoft yang makin numpuk, ini adalah mimpi buruk. Terus solusinya apa? Beli PC baru? In this economy?! 😭 Tenang, ada pahlawan kesiangan yang lagi hype parah: Bazzite OS. Katanya sih, ini OS yang bisa nyulap PC atau Laptop tua lo jadi berasa Steam Deck atau konsol mahal. Apakah Bazzite OS valid buat gantiin Windows 10? Atau cuma gimmick Linux doang? Let’s spill the tea!

Apa Itu Bazzite OS? (Bahasa Manusia)

Simpelnya gini: Bazzite OS itu adalah sistem operasi berbasis Linux (Fedora), tapi udah dimodif habis-habisan khusus buat GAMING. Tujuannya cuma satu: Bikin PC, Laptop, atau Handheld (kayak ROG Ally/Legion Go) lo punya antarmuka (UI) persis kayak Steam Deck. Begitu nyalain PC, lo nggak masuk ke desktop yang ngebosenin, tapi langsung masuk ke Steam Gaming Mode. Navigasinya pake controller enak banget, sat-set pilih game, langsung main. Berasa punya PS5 tapi isinya PC.

Kenapa Bazzite OS Itu "Gacor"?

1. Ringan & Bebas Bloatware Jujurly, Windows itu berat. Banyak service nggak jelas yang jalan di background (Cortana lah, Telemetry lah). Bazzite? Bersih total. Resource PC lo dipake murni buat nge-game. Hasilnya? FPS di game-game tertentu bisa lebih stabil atau malah naik dibanding di Windows.

2. Gratis, Tis, Tis! Nggak perlu beli lisensi jutaan atau cari crack yang berisiko virus. Tinggal download, flash ke USB, instal. Dompet aman.

3. Vibes Konsol Mahal Buat lo yang PC-nya ditaruh di ruang tamu atau disambung ke TV, Bazzite ini godsend. Lo nggak perlu mouse & keyboard buat navigasi. Tinggal ambil stik Xbox/PS, rebahan di sofa, pilih game. The real healing.

4. Driver Udah "Disiapin" Biasanya Linux itu ribet soal driver NVIDIA atau AMD. Di Bazzite, mereka udah pre-install driver-nya. Lo nggak perlu buka terminal ala hacker cuma buat install driver VGA. User friendly parah.

Tapi... Ada "Red Flag"-nya Gak?

Tentu ada dong. Nggak ada yang sempurna, bestie. Sebelum lo format PC lo, baca ini dulu:

1. Say Goodbye to Valorant & Fortnite Ini poin paling krusial. Game kompetitif yang pake kernel-level anti-cheat kayak Valorant (Vanguard), Fortnite, atau Call of Duty modern NGGAK BISA DIMAINKAN di Linux (termasuk Bazzite). Kalau hidup lo cuma buat push rank Valorant, skip Bazzite. Tetaplah di Windows.

2. Butuh Belajar Dikit Walaupun gampang, ini tetap Linux. Kalau lo mau instal mod aneh-aneh atau aplikasi non-Steam (kayak Epic Games atau GOG), butuh sedikit "ngulik" pake tool namanya Heroic Launcher atau Lutris. Nggak sesimpel "Next-Next-Finish" kayak di Windows.

3. Format Ulang Lo harus rela hapus Windows lo (atau dual boot yang agak ribet). Jadi data-data tugas kuliah lo harus di-backup dulu.

Kesimpulan Akhir: Siapa yang Harus Pindah?

PINDAH KE BAZZITE KALAU:

1. Lo single player gamer (main Cyberpunk, Elden Ring, The Witcher, God of War).

2. Lo punya PC khusus gaming yang dicolok ke TV (HTPC).

3. Lo pengguna handheld (ROG Ally/Legion Go) yang mau OS lebih enteng dan battery friendly.

4. Lo benci banget sama update Windows yang maksa.

BERTAHAN DI WINDOWS KALAU:

1. Lo budak Valorant, Fortnite, atau FIFA Online.

2. Lo butuh aplikasi Adobe (Photoshop/Premiere) atau Office yang spesifik banget (walau ada alternatif, tapi beda rasanya).

3. Lo takut ngeliat layar hitam tulisan putih (Terminal).

Share this article

Related Articles