1998: The Toll Keeper Story – Kebanggaan Game Buatan Indonesia
Bangga Buatan Indonesia!
Latar Belakang
Industri game Indonesia terus berkembang, dan salah satu bukti nyata hadir lewat 1998: The Toll Keeper Story. Dikembangkan oleh GameChanger Studio, game ini membawa kita kembali ke masa penuh gejolak tahun 1998, ketika krisis ekonomi dan ketidakstabilan politik mengguncang kehidupan masyarakat.

Cerita yang Dekat dengan Sejarah
Pemain berperan sebagai Dewi, seorang penjaga tol yang sedang mengandung anak pertamanya. Dari balik pos kecil di pinggiran Metro City, Dewi harus menjalani rutinitas sederhana—memeriksa dokumen, menerima pembayaran, dan mengizinkan kendaraan lewat. Namun, di balik tugas yang tampak biasa, tersimpan dilema moral yang berat: apakah ia akan mengikuti aturan demi keamanan keluarga, atau mengambil risiko dengan membantu mereka yang membutuhkan?

Gameplay yang Reflektif
Mekanika permainan menggabungkan elemen visual novel, puzzle, dan simulasi. Tugas sehari-hari di tol perlahan berubah menjadi pilihan sulit yang menentukan nasib Dewi dan keluarganya. Setiap interaksi membawa konsekuensi, dan setiap keputusan menghadirkan refleksi tentang harga sebuah pilihan di masa krisis.

Atmosfer dan Inspirasi
Dengan latar April 1998, game ini menghadirkan suasana penuh ketegangan: inflasi melonjak, demonstrasi mahasiswa ditindas, dan masyarakat hidup dalam ketidakpastian. Atmosfer ini mengingatkan pada game internasional seperti Papers, Please, namun tetap menghadirkan identitas lokal yang kuat dan relevan bagi pemain Indonesia.

Kelebihan dan Kekurangan
Kekuatan utama game ini terletak pada narasi yang emosional dan relevan, serta atmosfer realistis yang membuat pemain merasakan tekanan hidup di masa krisis. Namun, ritme permainan yang tenang bisa terasa lambat bagi sebagian pemain, dan jalur cerita cenderung linear meski pilihan moral beragam.
Kesimpulan
1998: The Toll Keeper Story bukan sekadar hiburan, melainkan karya seni interaktif yang membanggakan Indonesia. Ia mengajak kita merenungkan arti ketabahan, cinta, dan pengorbanan, sekaligus memperlihatkan bahwa developer lokal mampu bersaing di panggung global. Sebuah game yang layak disebut sebagai tonggak penting dalam perjalanan industri game Indonesia.


