Summer Game Fest Predictions, 007 Review, Mina The Hollower | The Game Informer Show

Summer Game Fest Predictions, 007 Review, Mina The Hollower | The Game Informer Show

Berita gaming terbaru untuk komunitas Indonesia.

KIRAMay 30, 20263 views4 min read

šŸ” Mina the Hollower Review: Game Retro Yang Bikin Lo Ketagihan Gulung Kabel?

1. Review Story: Petualangan Klasik yang Gelap Tapi Penuh Pesona

Mina the Hollower membawa kita ke dunia gelap yang terinspirasi dari era Castlevania dan game 8-bit lainnya. Lo bakal main sebagai Mina, seorang hollower—semacam pemburu monster yang juga bisa berubah jadi tikus—yang harus menyelamatkan pulau Tenebrous dari ancaman kegelapan. Premisenya simpel: ada krisis energi, monster merajalela, dan lo harus mengumpulkan kristal buat mengembalikan cahaya. Tapi jangan salah, ceritanya punya lapisan lebih dalam soal pengorbanan, persahabatan, dan misteri masa lalu Mina.

Vibe-nya Dark/Cerah/Netral: Dark banget, tapi bukan yang edgy berlebihan. Nuansa gotik ala game Game Boy Color bikin lo merasa seperti lagi main game lawas di malam hari sambil ditemani lilin. Ada humor ringan di dialog NPC yang bikin suasana nggak terlalu muram. Jadi gelapnya cozy gitu, kayak main Link’s Awakening versi horror ringan.

Karakter yang "Bernyawa" / "Kaku": Karakter di sini lumayan bernyawa, terutama Mina sendiri yang punya animasi ekspresif walau pixel art. NPC desa punya dialog unik dan quest sampingan yang bikin dunia terasa hidup. Tapi sayangnya, beberapa karakter pendukung cuma jadi trope standar—penjaga toko yang pelit, penyihir misterius, dll. Nggak semuanya memorable, tapi cukup buat lo peduli sama nasib pulau ini.

Verdict Story: Ceritanya solid untuk game bergaya retro. Plot twist di akhir cukup mengejutkan, meski pacing di pertengahan agak lambat karena banyak fetch quest. Kekuatan utama: world-building yang kental dan dialog yang nggak lebay. Kelemahan: beberapa misteri keburu terungkap terlalu cepat, bikin antisipasi sedikit pudar. Overall, story-nya layak dinikmati, apalagi buat lo yang suka narasi ala game 90-an.

2. Performance: Visual Dewa, Tapi Ada Kuncian di Beberapa Titik

Mina the Hollower menggunakan pixel art buatan tangan yang sangat detail—mirip Shovel Knight tapi lebih gelap dan grainy. Animasi frame-by-frame bikin tiap gerakan terasa smooth. Engine yang dipakai adalah custom-built oleh Yacht Club Games, jadi optimasinya udah teruji. Tapi, ada beberapa catatan teknis.

PC (Master Race): Di PC high-end (RTX 4090, i9-14900K), game ini jalan di 240 FPS stabil tanpa masalah. Di mid-range (RTX 3060, Ryzen 5 5600), rata-rata 120 FPS dengan setting maksimal. Low-end (GTX 1650, i5-9400F) masih bisa 60 FPS di 1080p, tapi ada stutter kecil saat transisi area. Untungnya ada opsi frame cap dan v-sync. DLSS/FSR nggak diperlukan karena game ini 2D, tapi ada fitur integer scaling buat layar 4K biar pixelnya nggak blur.

Konsol (PS5/Xbox Series X): Di konsol, performa mantap. PS5 dan Series X jalan di 60 FPS solid dengan resolusi 4K (upscaled). Mode performance dan fidelity nggak ada beda signifikan karena grafis 2D. Ray tracing? Nggak relevan. Yang bikin beda cuma load time—PS5 punya loading lebih cepat berkat SSD, tapi Xbox juga oke. Satu kekurangan: ada screen tearing tipis di beberapa area dengan banyak partikel, tapi jarang.

Handheld (Z2 Extreme / Steam Deck / ROG Ally): Belum terdapat data praktis untuk handheld. Tapi berdasarkan spesifikasi, Steam Deck diperkirakan bisa 60 FPS di medium setting, sementara ROG Ally (Z1 Extreme) mungkin tembus 90 FPS. Soal baterai, game 2D biasanya irit, jadi sekitar 4-5 jam. Sayangnya belum ada pengujian resmi, jadi tunggu patch atau review lebih lanjut.

3. Gameplay: Berantem yang "Brutal" Tapi Penuh Strategi

Gameplay Mina the Hollower adalah campuran action-platformer dengan elemen metroidvania ringan. Lo bisa menyerang dengan whip (cambuk) khas Castlevania, tapi juga punya kemampuan unik: berubah jadi tikus buat masuk celah sempit, atau menggunakan burrow buat menghindari serangan. Sistem pertarungannya tight—setiap musuh punya pola yang harus dipelajari, dan lo bisa parry serangan mereka. Ada juga item crafting dan upgrade senjata yang bikin progres terasa rewarding.

Verdict Metaplay: Beli Sekarang atau Tunggu Patch?

Mina the Hollower adalah game yang worth your time banget—terutama buat lo yang kangen game retro dengan sentuhan modern. Tapi ada beberapa bug kecil yang masih belum di-patch, seperti softlock di satu ruangan rahasia dan hitbox musuh yang kadang aneh. Developer Yacht Club Games terkenal rajin ngasih update, jadi kemungkinan besar masalah ini bakal diperbaiki dalam 1-2 bulan ke depan. Kalau lo nggak sabar, beli sekarang juga seru. Tapi kalau lo perfeksionis atau males ngadepin glitch, mending tunggu patch pertama.

Skor: 8.5/10 (Worth Your Time)

Mina the Hollower berhasil membangkitkan nostalgia tanpa kehilangan identitasnya sendiri. Gameplay adiktif, visual memukau, dan cerita yang cukup dalam. Kekurangan utamanya cuma beberapa bug teknis dan pacing cerita yang agak lambat di tengah. T

Share this article

Related Articles