CEO Take-Two Bantah Red Dead Online Gagal — RDR2 Capai 70 Juta Kopi

CEO Take-Two Bantah Red Dead Online Gagal — RDR2 Capai 70 Juta Kopi

Berita gaming terbaru untuk komunitas Indonesia.

KIRAMay 26, 202646 views3 min read

CEO Take-Two Bantah Red Dead Online Gagal — RDR2 Capai 70 Juta Kopi

Sumber: Eurogamer

📌 TL;DR

Strauss Zelnick, CEO Take-Two Interactive, membantah tuduhan bahwa Red Dead Online adalah "kesempatan yang terlewatkan." Menurutnya, komponen multiplayer Red Dead Redemption 2 tetap sukses secara komersial meski tidak menerima update baru selama bertahun-tahun.

📍 Apa yang Terjadi?

Dalam wawancara terbaru dengan Eurogamer, Zelnick ditanya soal nasib Red Dead Online yang dianggap banyak pihak sebagai kegagalan besar dibandingkan Grand Theft Auto Online. Ia menjawab dengan tegas bahwa pandangan tersebut keliru.

"Saya tidak setuju dengan karakterisasi itu," kata Zelnick. "Red Dead Redemption 2 telah terjual lebih dari 70 juta unit di seluruh dunia, dan itu termasuk salah satu game paling sukses yang pernah kami rilis."

Data terbaru menunjukkan RDR2 telah mencapai 70 juta kopi terjual, sebuah angka yang sangat besar untuk game single-player open world. Namun, kontroversi tetap muncul karena Red Dead Online — mode multiplayer free-to-play yang diluncurkan November 2018 — tidak mendapatkan update konten signifikan sejak 2021.

💬 Pernyataan Resmi

Take-Two Interactive tidak merilis pernyataan resmi tertulis mengenai masa depan Red Dead Online. Namun, Zelnick menegaskan bahwa perusahaan tidak melihat adanya kerugian finansial dari komponen multiplayer tersebut. "Kami tidak menganggapnya sebagai missed opportunity. Kami menganggapnya sebagai sukses besar," tambahnya.

🎮 Dampak untuk Indonesia

Bagi gamer Indonesia, RDR2 tetap menjadi salah satu game single-player terbaik yang pernah dirilis, terutama dengan harga diskon regional di Steam dan Epic Games Store yang sering turun ke kisaran Rp200.000–Rp350.000. Namun, komunitas multiplayer di Indonesia yang sempat aktif di Red Dead Online kini telah beralih ke game lain seperti GTA Online dan GTA VI yang akan datang.

Keputusan Take-Two untuk tidak mengembangkan RDR2 lebih lanjut juga berarti tidak ada versi PS5/Xbox Series X native — beda dengan GTA 5 yang mendapatkan remaster next-gen. Gamer Indonesia yang bermain di PS4 dan Xbox One masih harus puas dengan versi backward compatibility.

🌐 Konteks

Red Dead Redemption 2 dirilis pada Oktober 2018 untuk PS4 dan Xbox One, lalu PC pada November 2019. Game ini meraih pujian universal untuk narasi, visual, dan detail dunia terbukanya. Namun, perbandingan dengan GTA Online yang terus mendapatkan update besar setiap tahun membuat fans merasa Red Dead Online diabaikan.

Puncak ketidakpuasan terjadi ketika Rockstar mengumumkan pengembangan GTA VI akan memperlambat update GTA Online, namun tidak ada keputusan serupa untuk memberi Red Dead Online "farewell content" atau roadmap masa depan. Sejak itu, mode multiplayer tersebut stagnan.

🇮🇩 Reaksi Komunitas Indonesia

Di forum dan media sosial Indonesia, banyak gamer yang setuju dengan Zelnick soal kesuksesan single-player RDR2, tapi tetap menyayalkan nasib Red Dead Online. "Story mode-nya masterpiece, tapi Online-nya ditinggal begitu saja setelah kita udah beli gold bar," komentar seorang player di grup Facebook Red Dead Indonesia.

Diskusi juga muncul mengenai apakah Take-Two akan mengulangi pola yang sama dengan GTA VI — rilis single-player hebat, lalu fokus sepenuhnya pada GTA Online 2.0 tanpa memberi perhatian pada komponen multiplayer lanjutan.

🔮 Apa yang Bisa Diharapkan

  • Tidak ada update RDO — Take-Two tidak memberi sinyal bahwa Red Dead Online akan menerima konten baru.
  • Fokus ke GTA VI — Seluruh sumber daya Rockstar sekarang dialokasikan untuk GTA VI dan GTA Online yang akan datang.
  • RDR2 Remaster? — Masih spekulasi, tapi dengan 70 juta kopi terjual, remaster native PS5/Xbox Series X masih mungkin di masa depan.
  • Single-player DLC? — Hampir tidak mungkin. Rockstar sudah beralih dari model DLC single-player sejak GTA V.

Artikel ini akan diperbarui jika ada pengumuman resmi dari Take-Two atau Rockstar Games.

Share this article

Related Articles